Selasa, 30 Juni 2015

Semua Untuk Ayah

Semua Untuk Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Namaku alvi yang sudah menginjak umur 18 aku hidup di keluarga yang sederhana tapi itu menurutku sudah lebih dari cukup bahagia karena aku memiliki ibu dan ayah yang menyayangiku mereka sangat berarti dalam hidupku, suatu hari temanku yang bernama tendri datang di rumah sekedar datang untuk curhat dengan aku, maklum di antara teman-temanku akulah yang paling dipercayakan sebagai tempat curhatnya mereka. dalam perbincangan ku dengan tenri ayah langsung ikut memberikan nasehat kepada kami dan mengatakan kepada aku bahwa dia ingin sekali aku sekolah tinggi-tinggi supaya bIsa juga Seperti orang lain serta mengubah keadaan ekonomi keluarga kami. Saat itu aku tunduk merenungi semua nasihat ayah bahwa dia ingin sekali melihat aku sukses.

Keesokan harinya tepat hari minggu seperti biasa ayah pergi ke kebun bersama dengan ibu serta adekku dan aku hanya tinggal di rumah untuk beres-beres, setelah selesai pekerjaan rumah aku cuman bisa belajar sambil tunggu mereka pulang. tepat pukul setengah 12 mereka pun pulang dan aku membereskan pakaianku untuk kembali ke kost karena besok harus masuk sekolah beserta mengikuti les di sore harinya, aku pun pamit untuk pulang tapi aku heran dengan sikap ayah yang tidak pernah sekalipun menegurku seperti biasanya, dia hanya diam sambil mengerjakan pekerjaannya tak seperti biasa jika aku pengen pergi banyak nasehat dia berikan tapi kali ini hanya diam yang mengantar kepergianku setelah teman datang menjemputku.

Malam hari
... baca selengkapnya di Semua Untuk Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 15 Juni 2015

Rumah Tukang Kayu

Rumah Tukang Kayu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate.

Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk terakhir kalinya.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya.

Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.

Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci
... baca selengkapnya di Rumah Tukang Kayu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 12 Juni 2015

Dia Adalah Sorbonne

Dia Adalah Sorbonne Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Hati-hati,” suara lembut itu membuatku mendongak. Pemuda itu tersenyum dan mengulurkan tangan kanannya. Senyum manis dari bibirnya terukir sempurna. Aku hela nafasku dan membalas senyumnya walau terkesan janggal.

“Terima kasih tapi maaf,” balasku mencoba bangkit dan mengabaikan uluran tangannya. Bukannya bermaksud menyombongkan diri, hanya begitulah cara yang paling tepat menjaga hatiku. Aku tak mau menyentuh dan disentuh oleh orang lain yang bukan muhrimku. Bagiku, sentuhan itu hanya boleh dilakukan oleh sepasang kekasih dalam hubungan yang dihalalkan Tuhan.

“Mau melihat senja?” Tawarnya mensejajarkan tubuhnya dengan posisiku. Dia mengangguk untuk meyakinkanku. Well, tak ada alasan untuk menolaknya. Lagipula, sepertinya itu ide bagus. Menikmati senja di bukit Sorbonne.

“Nathan,” ujarnya menatapku, sesaat mata kami bersiborok pada satu garis lurus, “Kim Nathan.”

“Jung Nara. Senang mengenalmu.”

Ia mengangguk lalu merapatkan jak
... baca selengkapnya di Dia Adalah Sorbonne Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 09 Mei 2015

Menerima dan Mengubah Kegagalan Menjadi Peluang Emas

Menerima dan Mengubah Kegagalan  Menjadi Peluang Emas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Success is the proper utilization of failure.” Unknown

Kegagalan merupakan bagian proses dari proses kehidupan yang tidak dapat kita hindari. Kita akan kehilangan lebih banyak energi ketika mencoba lari dari kenyataan telah mengalami kegagalan. Menerima kegagalan dan mencari hikmah atau peluang emas di balik kegagalan ini akan jauh lebih baik. Setidaknya ada 7 alasan mengapa kita sebaiknya menerima kegagalan :

1. Kegagalan memberi kita kesadaran telah melakukan kesalahan. Dari kesalahan itulah kita dapat memperoleh pengalaman emosional serta lebih banyak ilmu untuk melakukan terobosan-terobosan revolusioner atau menciptakan ladang usaha yang potensial.

2. Kegagalan membuat kita lebih kuat. Pada awal mengalami kegagalan memang keadaan kita menjadi berantakan. Tetapi situasi tersebut dapat kita jadikan motivasi untuk tumbuh lebih kuat dari sebelumnya. Itulah mengapa kegagalan dapat memperkokoh karakter seseorang.

3. Kegagalan menginspirasi dan membakar semangat kita. Jadikanlah kegagalan sebagai bahan bakar untuk lebih fokus dan bekerja lebih keras dari sebelumnya. Michael Jordan pernah dikeluarkan dari tim basket di sekolahnya. “It was good because it made me know what disappointment felt like. And I knew that I didn’t want to have that feeling ever again.– Itu bagus
... baca selengkapnya di Menerima dan Mengubah Kegagalan Menjadi Peluang Emas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kekuatan Sebuah Pujian

Kekuatan Sebuah Pujian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ada dua gadis bekerja pada sebuah perusahaan yang sama. Nona Wang dan Chang. Keduanya memiliki karakter yang berbeda dan karenanya tak dapat sharing atau bertukar pikiran bersama. Walaupun keduanya tidak saling membenci, namun mereka bukanlah sahabat karib dan tak saling mengagumi cara kerja serta sifat masing-masing.

Suatu hari, nona Chang meminta teman kerja yang lain, Pak Chou, untuk menegur nona Wang agar ia memperbaiki serta mengontrol dorongan emosinya. Sebab kalau tidak demikian, tak akan ada orang yang mau berteman dengannya. Demikian alasan nona Chang. Pak Chou menyetujui permintaan nona Chang itu.

Setelah beberapa hari, nona Chang berpapasan dengan nona Wang. Nona Wang dengan penuh ramah dan sopan menegur nona Chang. Sejak itu nona Chang melihat adanya perubahan besar dalam diri nona Wang, yang kelihatannya seakan-akan telah berubah menjadi seorang peribadi baru, seorang peribadi yang menyenangkan dan disukai banyak orang.

Nona Chang lalu bertemu Pak Chou untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya, serta menanyakan resep yang dipakai Pak Chou menasihati nona Wang. Pak Chou menjawab: 'Saya hanya berkata kepada nona Wang: Saat ini ada banyak orang yang memuji dan mengagumimu. Terutama nona Chang secara istimewa mengatakan bahwa engkau sangat lemah lembut, tahu mengontrol emosi, serta disukai banyak orang'.

Nona Chang tertegun akan kehebatan Pa
... baca selengkapnya di Kekuatan Sebuah Pujian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 03 Mei 2015

Trans(aksi) vs Inter(aksi)

Trans(aksi) vs Inter(aksi) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di kawasan pemukiman Padepokan Molek, nun jauh dari keramaian kota Baharu, awalnya hanya tinggal seorang pemilik kavling bernama Denny. Setahun kemudian muncul dua pembeli kavling baru, Errol dan Freddy, yang masing-masing datang dengan uang cash sebesar sepuluh juta rupiah.

Dengan jumlah uang yang dimiliki, Errol membeli kavling milik Denny; sementara Freddy membeli satu kavling langsung dari pengembang dengan harga sepuluh juta rupiah. Dengan demikian, keseluruhan jumlah aset nyata ketiga orang di Padepokan Molek selama tahun pertama adalah tiga puluh juta rupiah.

Setahun kemudian Freddy berpikiran lain. Dengan hanya satu kavling saja, dirinya tak punya keleluasaan berproduksi. Ia memutuskan untuk meminjam sepuluh juta rupiah dari Denny, dan setelah menjual asetnya ia membeli tanah dari Errol dengan harga dua puluh juta rupiah. Karena Denny meminjamkan sepuluh juta rupiah kepada Freddy, kini aset bersihnya adalah sepuluh juta rupiah.

Dengan menjual tanahnya kepada Freddy, Errol tinggal memiliki aset dua puluh juta rupiah. Sedang Freddy, dengan kavling seharga dua puluh juta rupiah tetapi
... baca selengkapnya di Trans(aksi) vs Inter(aksi) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1